Update Berita Aktual Tiap Hari
Update Kabar »
Nasional
»
DPR Dukung Mantan Teman Ahok Gandeng KPK Bongkar Rp30 M
DPR Dukung Mantan Teman Ahok Gandeng KPK Bongkar Rp30 M
Posted by JD Master on |
Nasional
Ilustrasi, Gedung DPR
JAKARTA - Kalangan DPR sangat mendukung lima mantan Teman Ahok meminta bantuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar dugaan aliran dana Rp30 miliar dari pengembang proyek reklamasi teluk Jakarta ke Teman Ahok. Lima eks Teman Ahok itu adalah Paulus Romindo, Richard, Khusnul Nurul, Dodi Hendaryadi, Dela Novianti.
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto mengatakan, Teman Ahok harusnya transparan terhadap sumber pendanaan yang digunakannya. Menurutnya, semua informasi yang diberikan lima mantan Teman Ahok bisa membantu KPK dalam membongkar dugaan aliran dana tersebut.
"Sumber keuangan harus jelas dan sah, apalagi dananya berasal dari sumber penyimpangan penggunaan keuangan negara," ujar Didik melalui telepon, Rabu (22/6/2016).
Politikus Partai Demokrat ini juga mengingatkan KPK seharusnya jangan setengah hati merespons segala informasi mengenai dugaan aliran dana ke Teman Ahok. Namun, kata dia informasi yang diberikan juga harus bisa dipertanggungjawabkan.
"Akan lebih tepat, apabila mantan Teman Ahok tersebut menyampaikannya kepada penegak hukum apabila ada indikasi penyimpangan keuangan negara atau mengetahui bahwa sumber keuangan kegiatannya tersebut berasal dari kegiatan yang melanggar hukum," ucapnya.
Sebelumnya lima mantan Teman Ahok mengungkapkan, untuk ukuran relawan yang hanya mengumpulkan KTP warga DKI, rata-rata mendapatkan gaji mencapai Rp5 juta per bulan. Teman Ahok juga mendapatkan fasilitas berupa printer dan laptop. Sementara untuk Korpos diberikan smartphone sebagian merk Lenovo. [rd]
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto mengatakan, Teman Ahok harusnya transparan terhadap sumber pendanaan yang digunakannya. Menurutnya, semua informasi yang diberikan lima mantan Teman Ahok bisa membantu KPK dalam membongkar dugaan aliran dana tersebut.
"Sumber keuangan harus jelas dan sah, apalagi dananya berasal dari sumber penyimpangan penggunaan keuangan negara," ujar Didik melalui telepon, Rabu (22/6/2016).
Politikus Partai Demokrat ini juga mengingatkan KPK seharusnya jangan setengah hati merespons segala informasi mengenai dugaan aliran dana ke Teman Ahok. Namun, kata dia informasi yang diberikan juga harus bisa dipertanggungjawabkan.
"Akan lebih tepat, apabila mantan Teman Ahok tersebut menyampaikannya kepada penegak hukum apabila ada indikasi penyimpangan keuangan negara atau mengetahui bahwa sumber keuangan kegiatannya tersebut berasal dari kegiatan yang melanggar hukum," ucapnya.
Sebelumnya lima mantan Teman Ahok mengungkapkan, untuk ukuran relawan yang hanya mengumpulkan KTP warga DKI, rata-rata mendapatkan gaji mencapai Rp5 juta per bulan. Teman Ahok juga mendapatkan fasilitas berupa printer dan laptop. Sementara untuk Korpos diberikan smartphone sebagian merk Lenovo. [rd]
Popular
-
SIDOARJO - Pegawai Negeri Sispil (PNS) termasuk TNI-Polri dilarang menggunakan cuti tahunan setelah lebaran antara 11-15 Juli 2016. Surat...
-
Aktivis perempuan sekaligus pegiat HAM, Ratna Sarumpaet menyebut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai penjahat kema...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak 2560 kepada umat Budha di Indonesia. Dalam ucapannya, Pr...
-
Ada yang tidak biasa terjadi di sebuah pertandingan sepakbola divisi bawah Liga Swedia. Menjelang pertandingan berakhir seorang pemain tiba...
-
Ternyata saat peria terutama beberapa suami mengisap payudara wanita (istrinya) bakal memberi faedah mengagumkan ke wanita anda ingin tahu...
-
Assalamulaikum wr..wb Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutka...
-
Mungkin tak banyak yang mengetahui aktor Adipura Prabahaswara rupanya seorang pendakwah. Kabar beredar menyebutkan pria yang kerap mendapa...
-
BANDUNG - Satu pelajar di Kampung Saar Genggong RT 03/07, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat tewas dan tiga tem...
-
Beberapa orang mengeluh karena memiliki tinggi badan atau berat badan yang tak proporsional. Kurang tinggi, mengeluh. Kurang langsing, me...
-
JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian membantah ikut berkontribusi dalam kemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di...
Popular Posts
-
Ternyata saat peria terutama beberapa suami mengisap payudara wanita (istrinya) bakal memberi faedah mengagumkan ke wanita anda ingin tahu...
-
JAKARTA - Istana Kepresidenan Republik Indonesia yang berada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat , banyak mengoleksi benda-benda y...
-
Assalamulaikum wr..wb Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutka...
-
Penerimaan PNS merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat Indonesia terutama yang masih pengangguran dan baru saja menyel...
-
Berbicara Carok, maka yang timbul dibenak banyak orang adalah sebuah konotasi yang negative dan horror. Carok selalu identik dengan pembun...
-
Pada kesempatan Kali ini saya ingin memberikan Renungan, ini Utamanya bagi Kaum Hawa atau Wanita. Buat Lelaki, silahkan Baca saja. Semakin l...
-
Mungkin tak banyak yang mengetahui aktor Adipura Prabahaswara rupanya seorang pendakwah. Kabar beredar menyebutkan pria yang kerap mendapa...
-
Aksi pencurian listrik dari kalangan pelanggan PLN Prabayar marak di Surabaya. Modusnya, para pencuri mengubah sistem kerja penghitungan p...
-
YFB, seorang pimpinan partai politik di Palembang dibekuk aparat Ditres Narkoba Polda Sumsel bersama seorang perwira menengah Polri. Tak h...
-
MOJOKERTO - PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) selaku pemegang konsesi Jalan Tol Kertosono-Mojokerto akan menetapkan...


Tidak ada komentar: