Update Berita Aktual Tiap Hari
Update Kabar »
Opini
»
Memaafkan Adalah Wajib, Tetapi Memberikan Kesempatan Kedua Adalah Pilihan
Memaafkan Adalah Wajib, Tetapi Memberikan Kesempatan Kedua Adalah Pilihan
Posted by JD Master on |
Opini
Ladies, selama hidup kita, tak mungkin kita tak pernah bersinggungan pendapat dengan orang lain. Beberapa di antaranya meninggalkan luka di hati yang sulit untuk dilupakan. Jika orang tua sering berpesan, "Kamu harus bisa memaafkan dan melupakan", semakin kita dewasa barangkali kita akan punya keputusan pribadi tentang memaafkan seseorang dalam hidup kita.
Baru-baru ini video Mulan yang meminta maaf di depan publik kepada Maia, marak dibicarakan. Mulan ingin memperbaiki hubungannya dengan mantan istri Ahmad Dhani tersebut, tetapi ia merasa Maia masih belum memaafkannya. Pro kontra mewarnai kisah dramatis antara dua orang wanita ini. Terlepas dari kontroversinya, kita punya pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah Maia dan Mulan, yaitu: pelajaran tentang memaafkan.
Memaafkan Itu Adalah Memberi Sedikit Ruang di Hati
Orang tua kita tak salah dengan nasihatnya. Memaafkan adalah kemampuan kita mengelola emosi dan mengelola kehidupan jiwa. Dengan memaafkan, kita menahan kemarahan dan rasa getir yang kita rasakan. Rasanya memang tak enak. Sakit hati, ketidaksabaran, rasa terganggu bahkan bisa menyebabkan psikosomatis. Tetapi tahukah kamu, memaafkan bukan perkara dengan orang lain, tetapi dengan diri kita sendiri. Dengan kita memaafkan orang lain, kita memberi sedikit ruang di hati untuk merelakan dan mengikhlaskan. Memaafkan bukan perkara menghakimi, tetapi lebih kepada bagaimana kita mengatasi perasaan terhadap diri sendiri.
Memaafkan adalah Belajar Dari Pengalaman di Masa Lalu
Kita perlu mengambil makna dari pengalaman, berhati-hati agar tak terulang dan move on. Ini bisa artinya mengambil keputusan untuk pindah ke lingkungan baru, tanpa adanya orang yang menyakiti kita di pengalaman terdahulu. Tetapi jika kita masih berada di lingkungan yang sama, pelajaran pentingnya adalah bagaimana kita mengontrol emosi diri. Percayalah, tidak akan ada pelajaran hidup yang sia-sia. Mungkin kali ini kita bersinggungan pendapat dengan A, bisa jadi kita akan lebih siap dengan konflik tak terelakkan di masa depan dengan orang lain karena pengalaman kita tersebut.
Memaafkan dan Memberi Kesempatan Kedua
Setelah berhasil memaafkan, langkah selanjutnya adalah memikirkan lagi tentang kesempatan kedua. Setiap orang pasti berharap diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan. Tetapi, semua itu pilihan, Ladies. Dengan memaafkan, tak berarti sepaket dengan keputusan tetap memelihara mereka dalam hidup kita. Terkadang hal paling melegakan adalah memaafkan seseorang dan move on tanpa bayang-bayang mereka lagi. It's okay kok jika kamu tidak ingin merasa sakit hati lagi untuk kesekian kalinya dengan orang yang sama. It's about yourself, Ladies.
Orang tua kita tak salah dengan nasihatnya. Memaafkan adalah kemampuan kita mengelola emosi dan mengelola kehidupan jiwa. Dengan memaafkan, kita menahan kemarahan dan rasa getir yang kita rasakan. Rasanya memang tak enak. Sakit hati, ketidaksabaran, rasa terganggu bahkan bisa menyebabkan psikosomatis. Tetapi tahukah kamu, memaafkan bukan perkara dengan orang lain, tetapi dengan diri kita sendiri. Dengan kita memaafkan orang lain, kita memberi sedikit ruang di hati untuk merelakan dan mengikhlaskan. Memaafkan bukan perkara menghakimi, tetapi lebih kepada bagaimana kita mengatasi perasaan terhadap diri sendiri.
Memaafkan adalah Belajar Dari Pengalaman di Masa Lalu
Kita perlu mengambil makna dari pengalaman, berhati-hati agar tak terulang dan move on. Ini bisa artinya mengambil keputusan untuk pindah ke lingkungan baru, tanpa adanya orang yang menyakiti kita di pengalaman terdahulu. Tetapi jika kita masih berada di lingkungan yang sama, pelajaran pentingnya adalah bagaimana kita mengontrol emosi diri. Percayalah, tidak akan ada pelajaran hidup yang sia-sia. Mungkin kali ini kita bersinggungan pendapat dengan A, bisa jadi kita akan lebih siap dengan konflik tak terelakkan di masa depan dengan orang lain karena pengalaman kita tersebut.
Memaafkan dan Memberi Kesempatan Kedua
Setelah berhasil memaafkan, langkah selanjutnya adalah memikirkan lagi tentang kesempatan kedua. Setiap orang pasti berharap diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan. Tetapi, semua itu pilihan, Ladies. Dengan memaafkan, tak berarti sepaket dengan keputusan tetap memelihara mereka dalam hidup kita. Terkadang hal paling melegakan adalah memaafkan seseorang dan move on tanpa bayang-bayang mereka lagi. It's okay kok jika kamu tidak ingin merasa sakit hati lagi untuk kesekian kalinya dengan orang yang sama. It's about yourself, Ladies.
(sumber)
Popular
-
SIDOARJO - Pegawai Negeri Sispil (PNS) termasuk TNI-Polri dilarang menggunakan cuti tahunan setelah lebaran antara 11-15 Juli 2016. Surat...
-
Aktivis perempuan sekaligus pegiat HAM, Ratna Sarumpaet menyebut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai penjahat kema...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak 2560 kepada umat Budha di Indonesia. Dalam ucapannya, Pr...
-
Ada yang tidak biasa terjadi di sebuah pertandingan sepakbola divisi bawah Liga Swedia. Menjelang pertandingan berakhir seorang pemain tiba...
-
Ternyata saat peria terutama beberapa suami mengisap payudara wanita (istrinya) bakal memberi faedah mengagumkan ke wanita anda ingin tahu...
-
Assalamulaikum wr..wb Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutka...
-
Mungkin tak banyak yang mengetahui aktor Adipura Prabahaswara rupanya seorang pendakwah. Kabar beredar menyebutkan pria yang kerap mendapa...
-
BANDUNG - Satu pelajar di Kampung Saar Genggong RT 03/07, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat tewas dan tiga tem...
-
Beberapa orang mengeluh karena memiliki tinggi badan atau berat badan yang tak proporsional. Kurang tinggi, mengeluh. Kurang langsing, me...
-
JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian membantah ikut berkontribusi dalam kemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di...
Popular Posts
-
Ternyata saat peria terutama beberapa suami mengisap payudara wanita (istrinya) bakal memberi faedah mengagumkan ke wanita anda ingin tahu...
-
JAKARTA - Istana Kepresidenan Republik Indonesia yang berada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat , banyak mengoleksi benda-benda y...
-
Assalamulaikum wr..wb Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutka...
-
Penerimaan PNS merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat Indonesia terutama yang masih pengangguran dan baru saja menyel...
-
Berbicara Carok, maka yang timbul dibenak banyak orang adalah sebuah konotasi yang negative dan horror. Carok selalu identik dengan pembun...
-
Pada kesempatan Kali ini saya ingin memberikan Renungan, ini Utamanya bagi Kaum Hawa atau Wanita. Buat Lelaki, silahkan Baca saja. Semakin l...
-
Mungkin tak banyak yang mengetahui aktor Adipura Prabahaswara rupanya seorang pendakwah. Kabar beredar menyebutkan pria yang kerap mendapa...
-
Aksi pencurian listrik dari kalangan pelanggan PLN Prabayar marak di Surabaya. Modusnya, para pencuri mengubah sistem kerja penghitungan p...
-
YFB, seorang pimpinan partai politik di Palembang dibekuk aparat Ditres Narkoba Polda Sumsel bersama seorang perwira menengah Polri. Tak h...
-
MOJOKERTO - PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) selaku pemegang konsesi Jalan Tol Kertosono-Mojokerto akan menetapkan...


Tidak ada komentar: