Update Berita Aktual Tiap Hari
Update Kabar »
Nasional
»
Ajak Anggota DPR, Korban Pengeroyokan Minta Keadilan ke Polres Pamekasan
Ajak Anggota DPR, Korban Pengeroyokan Minta Keadilan ke Polres Pamekasan
Posted by JD Master on |
Nasional
PAMEKASAN--Sudah empat bulan kasus penyerangan yang dilakukan sepuluh orang terhadap Nur Holis, warga Dusun Bunangka Timur, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, belum ada perkembangan penyelidikan di Polsek Pegantenan.
Dari sepuluh pelaku, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, Nur Holis mendatangi Polres Pamekasan, Jumat (24/6/2016). Kedatangannya kali ini didampingi anggota DPR RI asal Pamekasan Madura, Kholilurrahman.
Mereka ditemui Wakil Kepala Polres Pamekasan, Komisaris Polisi Harnoto. Nur Holis mengatakan, kedatangannya untuk meminta keadilan atas penganiayaan dengan senjata tajam yang terjadi di rumahnya pada 10 Maret 2016 lalu. Sampai saat ini, baru satu pelaku yang dijadikan tersangka atas nama Mat Rosul.
Setelah bertemu dengan Waka Polres Pamekasan, Nur Holis menyatakan optimistis bahwa sembilan pelaku lainnya bakal jadi tersangka.
"Saya memiliki harapan bahwa saya bisa mendapatkan keadilan setelah ditemui Waka Polres," ucap Nur Holis.
Keyakinan itu, imbuh Nur Holis, didukung dengan adanya desakan dari anggota DPR RI, Kholilurrahman agar polisi bisa menegakkan keadilan.
Sementara itu, Kholilurrahman mengatakan, kasus pengeroyokan yang dialami Nur Holis secara logika tidak mungkin dilakukan oleh satu orang seperti dijelaskan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) polisi.
Alasannya, ada tujuh luka di sekujur tubuh korban. Selain itu, saksi-saksi korban dan sejumlah barang bukti yang ditinggalkan pelaku menguatkan bahwa pelakunya lebih dari satu orang.
Dukungan Kholilurrahman dalam kasus ini bukan dalam rangka mendukung salah satu pihak, yakni pihak korban. Namun semata-mata demi mencegah aksi penganiayaan yang lebih besar seperti carok massal di daerah yang sama pada tahun 2006 silam.
"Menjaga agar aksi kekerasan seperti carok massal tahun 2006 lalu tidak terulang kembali. Ini tugas saya di empat kabupaten di Madura," kata pria yang juga mantan Bupati Pamekasan ini.
Waka Polres Pamekasan, Kompol Harnoto berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Namun dalam pengusutan tersebut, pihaknya tetap berpijak pada data dan hasil penyelidikan. Baik dari keterangan subyek pelaku dan saksi, serta barang bukti yang ada.
"Kita profesional dalam kasus ini. Akan kami tuntaskan. Perkembangan kasus ini sudah tuntas dan tinggal menunggu sidang di pengadilan," ungkap Harnoto.
Sebelumnya diberitakan, pada 10 Maret lalu, rumah Nur Holis didatangi 10 orang dengan mengendarai motor saling berboncengan. Mereka dengan membawa celurit masuk ke rumah Nur Holis.
Para pelaku menyerang Nuruddin, anak kandung Nur Holis. Setelah itu, mereka kemudian menyerang Nur Holis. Akibatnya, Nur Holis mengalami tujuh luka di sekujur tubuhnya.
Nur Holis sempat dirawat di Puskesmas Pegantenan selama seminggu. Sepuluh pelaku yang diketahui Nur Holis, yaitu Hairuddin, Jazuli, Sayyidin, Mat Sehrah, Mat Jatem, H Rida'e, Sayyadi, Mat Rosul, Mat Saleh dan satu pelaku lagi tak dikenal.[read]
Dari sepuluh pelaku, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, Nur Holis mendatangi Polres Pamekasan, Jumat (24/6/2016). Kedatangannya kali ini didampingi anggota DPR RI asal Pamekasan Madura, Kholilurrahman.
Mereka ditemui Wakil Kepala Polres Pamekasan, Komisaris Polisi Harnoto. Nur Holis mengatakan, kedatangannya untuk meminta keadilan atas penganiayaan dengan senjata tajam yang terjadi di rumahnya pada 10 Maret 2016 lalu. Sampai saat ini, baru satu pelaku yang dijadikan tersangka atas nama Mat Rosul.
Setelah bertemu dengan Waka Polres Pamekasan, Nur Holis menyatakan optimistis bahwa sembilan pelaku lainnya bakal jadi tersangka.
"Saya memiliki harapan bahwa saya bisa mendapatkan keadilan setelah ditemui Waka Polres," ucap Nur Holis.
Keyakinan itu, imbuh Nur Holis, didukung dengan adanya desakan dari anggota DPR RI, Kholilurrahman agar polisi bisa menegakkan keadilan.
Sementara itu, Kholilurrahman mengatakan, kasus pengeroyokan yang dialami Nur Holis secara logika tidak mungkin dilakukan oleh satu orang seperti dijelaskan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) polisi.
Alasannya, ada tujuh luka di sekujur tubuh korban. Selain itu, saksi-saksi korban dan sejumlah barang bukti yang ditinggalkan pelaku menguatkan bahwa pelakunya lebih dari satu orang.
Dukungan Kholilurrahman dalam kasus ini bukan dalam rangka mendukung salah satu pihak, yakni pihak korban. Namun semata-mata demi mencegah aksi penganiayaan yang lebih besar seperti carok massal di daerah yang sama pada tahun 2006 silam.
"Menjaga agar aksi kekerasan seperti carok massal tahun 2006 lalu tidak terulang kembali. Ini tugas saya di empat kabupaten di Madura," kata pria yang juga mantan Bupati Pamekasan ini.
Waka Polres Pamekasan, Kompol Harnoto berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Namun dalam pengusutan tersebut, pihaknya tetap berpijak pada data dan hasil penyelidikan. Baik dari keterangan subyek pelaku dan saksi, serta barang bukti yang ada.
"Kita profesional dalam kasus ini. Akan kami tuntaskan. Perkembangan kasus ini sudah tuntas dan tinggal menunggu sidang di pengadilan," ungkap Harnoto.
Sebelumnya diberitakan, pada 10 Maret lalu, rumah Nur Holis didatangi 10 orang dengan mengendarai motor saling berboncengan. Mereka dengan membawa celurit masuk ke rumah Nur Holis.
Para pelaku menyerang Nuruddin, anak kandung Nur Holis. Setelah itu, mereka kemudian menyerang Nur Holis. Akibatnya, Nur Holis mengalami tujuh luka di sekujur tubuhnya.
Nur Holis sempat dirawat di Puskesmas Pegantenan selama seminggu. Sepuluh pelaku yang diketahui Nur Holis, yaitu Hairuddin, Jazuli, Sayyidin, Mat Sehrah, Mat Jatem, H Rida'e, Sayyadi, Mat Rosul, Mat Saleh dan satu pelaku lagi tak dikenal.[read]
Popular
-
SIDOARJO - Pegawai Negeri Sispil (PNS) termasuk TNI-Polri dilarang menggunakan cuti tahunan setelah lebaran antara 11-15 Juli 2016. Surat...
-
Aktivis perempuan sekaligus pegiat HAM, Ratna Sarumpaet menyebut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai penjahat kema...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Waisak 2560 kepada umat Budha di Indonesia. Dalam ucapannya, Pr...
-
Ada yang tidak biasa terjadi di sebuah pertandingan sepakbola divisi bawah Liga Swedia. Menjelang pertandingan berakhir seorang pemain tiba...
-
Ternyata saat peria terutama beberapa suami mengisap payudara wanita (istrinya) bakal memberi faedah mengagumkan ke wanita anda ingin tahu...
-
Assalamulaikum wr..wb Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutka...
-
Mungkin tak banyak yang mengetahui aktor Adipura Prabahaswara rupanya seorang pendakwah. Kabar beredar menyebutkan pria yang kerap mendapa...
-
BANDUNG - Satu pelajar di Kampung Saar Genggong RT 03/07, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat tewas dan tiga tem...
-
Beberapa orang mengeluh karena memiliki tinggi badan atau berat badan yang tak proporsional. Kurang tinggi, mengeluh. Kurang langsing, me...
-
JAKARTA - Calon Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian membantah ikut berkontribusi dalam kemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di...
Popular Posts
-
Ternyata saat peria terutama beberapa suami mengisap payudara wanita (istrinya) bakal memberi faedah mengagumkan ke wanita anda ingin tahu...
-
JAKARTA - Istana Kepresidenan Republik Indonesia yang berada di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat , banyak mengoleksi benda-benda y...
-
Assalamulaikum wr..wb Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutka...
-
Penerimaan PNS merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat Indonesia terutama yang masih pengangguran dan baru saja menyel...
-
Berbicara Carok, maka yang timbul dibenak banyak orang adalah sebuah konotasi yang negative dan horror. Carok selalu identik dengan pembun...
-
Pada kesempatan Kali ini saya ingin memberikan Renungan, ini Utamanya bagi Kaum Hawa atau Wanita. Buat Lelaki, silahkan Baca saja. Semakin l...
-
Mungkin tak banyak yang mengetahui aktor Adipura Prabahaswara rupanya seorang pendakwah. Kabar beredar menyebutkan pria yang kerap mendapa...
-
Aksi pencurian listrik dari kalangan pelanggan PLN Prabayar marak di Surabaya. Modusnya, para pencuri mengubah sistem kerja penghitungan p...
-
YFB, seorang pimpinan partai politik di Palembang dibekuk aparat Ditres Narkoba Polda Sumsel bersama seorang perwira menengah Polri. Tak h...
-
MOJOKERTO - PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) selaku pemegang konsesi Jalan Tol Kertosono-Mojokerto akan menetapkan...


Tidak ada komentar: